{"id":11013,"date":"2023-12-14T16:37:13","date_gmt":"2023-12-14T16:37:13","guid":{"rendered":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/?p=11013"},"modified":"2023-12-15T07:07:42","modified_gmt":"2023-12-15T07:07:42","slug":"keyword-stuffing-dan-4-cara-menghindarinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/keyword-stuffing-dan-4-cara-menghindarinya\/","title":{"rendered":"Keyword Stuffing dan 4 Cara Menghindarinya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan optimasi <em>website<\/em> adalah dengan memaksimalkan penggunaan kata kunci, atau <em>keyword<\/em>. Dengan memasukkan kata kunci utama di beberapa bagian kontenmu dapat membantu Google memahami konteks yang kamu sampaikan. Penggunaan kata kunci yang efektif juga bakal membantu pengguna internet untuk menemukan kontenmu dengan lebih cepat. Masalahnya, optimasi kata kunci juga punya resiko tersendiri, yaitu <strong>keyword stuffing<\/strong>. Apa itu, dan bagaimana cara menghindarinya? Simak ulasan lebih lengkap berikut ini, yuk!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h4>Table of Contents<\/h4><nav><ol><li><a href=\"#apa-itu-keyword-stuffing\">Apa Itu Keyword Stuffing?<\/a><\/li><li><a href=\"#kenapa-keyword-stuffing-buruk-untuk-seo\">Kenapa Keyword Stuffing Buruk untuk SEO?<\/a><\/li><li><a href=\"#4-cara-mengoptimalkan-kata-kunci-tanpa-keyword-stuffing\">4 Cara Mengoptimalkan Kata Kunci tanpa Keyword Stuffing<\/a><ol><li><a href=\"#menetapkan-kata-kunci-utama\">Menetapkan Kata Kunci Utama<\/a><\/li><li><a href=\"#ketahui-dan-gunakan-kepadatan-kata-kunci-yang-tepat\">Ketahui dan Gunakan Kepadatan Kata Kunci yang Tepat<\/a><\/li><li><a href=\"#menambahkan-lsi-keyword\">Menambahkan LSI Keyword<\/a><\/li><li><a href=\"#gunakan-sinonim\">Gunakan Sinonim<\/a><\/li><\/ol><\/li><\/ol><\/nav><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-itu-keyword-stuffing\">Apa Itu Keyword Stuffing?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"609\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing-1024x609.webp\" alt=\"Apa Itu Keyword Stuffing?\" class=\"wp-image-11020\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing-1024x609.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing-300x178.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing-768x457.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing-1536x913.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-Itu-Keyword-Stuffing.webp 1732w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa Itu Keyword Stuffing?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Optimasi<em> keyword<\/em> memang jadi salah satu aspek terpenting dalam mengoptimalkan SEO. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memasukkan <em>keyword <\/em>utama ke dalam konten dengan topik yang <em>relatable. <\/em>Tapi, kesalahan yang paling sering dilakukan oleh penggiat SEO adalah mereka terlalu banyak memasukkan kata kunci utama tersebut di dalam konten yang dibuat. Inilah yang disebut dengan <strong>keyword stuffing<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, ada 2 jenis praktek <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Penjejalan_kata_kunci#:~:text=Penjejalan%20kata%20kunci%20(keyword%20stuffing,dianggap%20sebagai%20webspam%20atau%20spamdexing.\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">penjejalan kata kunci<\/a><strong> <\/strong>yang umum ditemukan. Salah satunya yang paling umum adalah praktisi SEO memasukkan kata kunci utama terlalu sering di dalam satu paragraf atau di dalam keseluruhan konten. Yang kedua adalah pelaku optimasi menempatkan kata kunci yang nggak relevan dengan topik konten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang sih, semakin banyak kata kunci yang disematkan bisa memperbesar peluang Google menemukan kontenmu. Tapi, keyword stuffing<strong> <\/strong>justru bisa bikin strategi SEO-mu jadi kurang efektif. Selain itu, menurut <em>update<\/em> terbaru dari Google, <em>keyword stuffing<\/em> termasuk ke dalam pelanggaran berat yang dapat berakibat situsmu diblokir oleh Google. Hal ini dikarenakan Google menganggap situsmu memuat konten <em>spam<\/em>. Kalau kamu nggak ingin kena penalti, wajib banget berhati-hati supaya penempatan kata kunci kontenmu nggak dinilai sebagai <em>spam<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"kenapa-keyword-stuffing-buruk-untuk-seo\">Kenapa <em>Keyword Stuffing<\/em> Buruk untuk SEO?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-1024x569.webp\" alt=\"Kenapa Keyword Stuffing Buruk untuk SEO?\" class=\"wp-image-11019\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-1024x569.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-300x167.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-768x427.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-1536x854.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Kenapa-Keyword-Stuffing-Buruk-untuk-SEO-2048x1138.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kenapa Keyword Stuffing Buruk untuk SEO?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekilas, kamu sudah tahu mengapa Google sangat membenci <strong>keyword stuffing<\/strong>. Pada dasarnya Google ingin konten yang direkomendasikan benar-benar bisa menjawab kebutuhan pembaca. Jadi, pemilik <em>website<\/em> diminta untuk memberikan konten yang informatif. Nah, hal tersebut akan sulit dilakukan apabila kamu terlalu fokus dengan menempatkan kata kunci sebanyak mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seringkali, praktek ini mengakibatkan kalimat yang kamu rangkai jadi nggak beraturan dan membingungkan pembaca. Ini tentunya mengakibatkan pembaca jadi enggan membaca informasi yang sudah kamu sajikan. Alhasil, mereka pun akan menekan tombol \u201cKembali\u201d secepat kilat. Akibatnya, tingkat <em>bounce rate<\/em> situsmu tinggi, dan ini bisa berdampak negatif terhadap usaha optimasi situsmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, situs yang memuat konten dengan <em>keyword <\/em>yang terlalu banyak dan nggak relevan akan dianggap sebagai situs <em>spam <\/em>oleh Google. Situs yang seperti ini tidak disukai Google karena ia tidak bertujuan untuk menjawab kebutuhan pembaca, melainkan hanya untuk menarik perhatian <em>bot crawler<\/em>. Menjejalkan terlalu banyak kata kunci juga terbukti nggak efektif karena Google nggak bisa meranking situsmu. Alhasil Google pun enggan merayapi situsmu dan akan menghapusnya dari sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/panduan-belajar-seo\/\">Panduan Belajar SEO untuk Pemula<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-cara-mengoptimalkan-kata-kunci-tanpa-keyword-stuffing\">4 Cara Mengoptimalkan Kata Kunci tanpa <em>Keyword Stuffing<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing-1024x682.webp\" alt=\"4 Cara Mengoptimalkan Kata Kunci tanpa Keyword Stuffing\" class=\"wp-image-11014\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing-1024x682.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing-300x200.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing-768x512.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/4-Cara-Mengoptimalkan-Kata-Kunci-tanpa-Keyword-Stuffing.webp 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">4 Cara Mengoptimalkan Kata Kunci tanpa Keyword Stuffing<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, sekarang kamu sudah tahu kan dampak <strong>keyword stuffing <\/strong>bagi optimasi situsmu. Makanya, kamu perlu berhati-hati dalam optimasi kata kunci agar tidak melakukan kesalahan tersebut. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu meminimalisir resiko tersebut. Namun di sisi lain, kata kunci yang kamu optimasi bisa membawa <em>traffic<\/em> dari mesin pencari secara optimal. Simak tips berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"menetapkan-kata-kunci-utama\">Menetapkan Kata Kunci Utama<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menetapkan-Kata-Kunci-Utama-1024x576.webp\" alt=\"Menetapkan Kata Kunci Utama\" class=\"wp-image-11017\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menetapkan-Kata-Kunci-Utama-1024x576.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menetapkan-Kata-Kunci-Utama-300x169.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menetapkan-Kata-Kunci-Utama-768x432.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menetapkan-Kata-Kunci-Utama.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Menetapkan Kata Kunci Utama<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membuat konten, pastikan kamu sudah mengetahui terlebih dulu tentang kata kunci utama yang akan kamu pakai. Lakukan riset kata kunci secara menyeluruh untuk mendapatkan kata kunci utama yang terbaik. Jangan lupa untuk memilih kata kunci tersebut berdasarkan relevansi. Ingat, kata kunci tersebut harus relevan dengan topik yang akan kamu bahas. Memilih kata kunci yang selaras dengan topik bisa membantumu memasukkan kata kunci tersebut secara <em>natural<\/em>. Alhasil, kamu bisa meminimalisir resiko <strong>keyword stuffing<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"ketahui-dan-gunakan-kepadatan-kata-kunci-yang-tepat\">Ketahui dan Gunakan Kepadatan Kata Kunci yang Tepat<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"525\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat-1024x525.webp\" alt=\"Ketahui dan Gunakan Kepadatan Kata Kunci yang Tepat\" class=\"wp-image-11018\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat-1024x525.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat-300x154.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat-768x394.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat-1536x788.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ketahui-dan-Gunakan-Kepadatan-Kata-Kunci-yang-Tepat.webp 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ketahui dan Gunakan Kepadatan Kata Kunci yang Tepat<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepadatan kata kunci atau <em>keyword density<\/em> juga jadi salah satu indikator apakah di dalam kontenmu terdapat terlalu banyak <em>keywords<\/em> atau nggak. Istilah ini merujuk pada persentase kata kunci yang ada di dalam konten artikel tersebut. <em>normally<\/em>, kepadatan kata kunci yang baik adalah tak lebih dari 0.5% &#8211; 3%. Ada rumus sederhana yang bisa kamu pakai untuk mengetahui jumlah kepadatan <em>keyword<\/em> di dalam kontenmu. Yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Keyword Density = Jumlah kata: jumlah kata kunci yang muncul<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, jika kamu enggan untuk berhitung, bisa juga kok menggunakan <em>keyword tools<\/em>. Salah satunya adalah Yoast SEO, yaitu <em>plugin <\/em>SEO yang bisa diakses secara gratis oleh pengguna WordPress. <em>Plugin<\/em> ini hadir dengan indikator <em>keyword density<\/em> yang akan membantumu memantau jumlah penggunaan kata kunci di dalam kontenmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika jumlah kata kunci yang ada di dalam konten tersebut terlalu padat, maka Yoast SEO akan memunculkan warna indikator merah atau oranye. Jika itu terjadi, maka kamu harus mengurangi jumlah kata kunci utama yang ada hingga indikator tersebut berubah warna jadi hijau. Hal yang sama juga akan ditunjukkan apabila jumlah <em>keyword<\/em> tersebut terlalu sedikit. Nah, dengan adanya <em>plugin<\/em> ini, kamu bisa lebih mudah dalam melakukan penyesuaian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"menambahkan-lsi-keyword\">Menambahkan LSI <em>Keyword<\/em><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"692\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword-1024x692.webp\" alt=\"Menambahkan LSI Keyword\" class=\"wp-image-11016\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword-1024x692.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword-300x203.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword-768x519.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword-1536x1038.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Menambahkan-LSI-Keyword.webp 1580w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Menambahkan LSI Keyword<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/apa-itu-lsi-keyword-dan-3-rekomendasi-tools-terbaik\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7947\">LSI <em>Keyword<\/em> <\/a>atau kata kunci turunan juga bisa kamu pakai sebagai trik untuk menghindari kasus penjejalan kata kunci. Dibandingkan jenis main keyword, kata kunci ini memang punya jumlah kata yang lebih panjang dan kurang populer. Walaupun sekilas dinilai kurang efektif, ternyata penggunaan kata kunci ini justru direkomendasikan, lho!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata kunci jenis <em>longtail<\/em> ini akan membantumu menulis konten yang benar-benar spesifik. Sehingga, pembacamu akan benar-benar menemukan informasi yang mereka cari. DI sisi lain, kata kunci jenis ini juga minim persaingan dan bisa mencakup lebih banyak kata kunci sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"gunakan-sinonim\">Gunakan Sinonim<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gunakan-Sinonim-1024x683.webp\" alt=\"Gunakan Sinonim\" class=\"wp-image-11015\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gunakan-Sinonim-1024x683.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gunakan-Sinonim-300x200.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gunakan-Sinonim-768x512.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gunakan-Sinonim.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunakan Sinonim<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bingung bagaimana cara menempatkan kata kunci yang efisien tanpa perlu khawatir kena penalti? Gunakan saja sinonim dari kata kunci tersebut. Trik ini sangat efektif untuk jenis kata kunci utama yang umum. Misalnya, kamu ingin menulis konten dengan kata kunci \u201cpemasaran SEO\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, untuk menghindari peringatan <strong>keyword stuffing<\/strong>, kamu bisa memasukkan sinonim dari kata kunci tersebut ke dalam kontenmu. Misalnya, pilih kata \u201c<em>marketing<\/em>\u201d sebagai pengganti kata \u201cpemasaran\u201d, atau \u201coptimasi situs\u201d, <em>\u201cweb optimization<\/em>\u201d sebagai pengganti dari kata kunci \u201cSEO\u201d. Penggunaan kata sinonim juga punya manfaat menambah variasi dari topik yang sedang kamu angkat. Sehingga, kamu bisa menghindari penggunaan kata yang repetitif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah ulasan mengenai apa itu <strong>keyword stuffing<\/strong> beserta alasan mengapa kamu harus menghindarinya. Kamu juga sudah tahu cara untuk optimasi kata kunci tanpa terjebak di dalam praktek terlarang tersebut. Membuat konten artikel yang SEO-<em>friendly<\/em> memang gampang-gampang susah. Kalau kamu suka kepastian, lebih baik gunakan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/jasa-seo\/\">jasa SEO<\/a> dari Optimaise.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Digital agency<\/em> ini nggak hanya menyediakan jasa <em>keyword research<\/em> untuk menemukan winning keyword. Kamu juga akan mendapatkan konten SEO <em>friendly<\/em> dari tim <em>writers<\/em> yang berpengalaman. Yuk, maksimalkan optimasi situsmu bersama <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/\">Optimaise<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan optimasi website adalah dengan memaksimalkan penggunaan kata kunci, atau<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11021,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[24,25],"tags":[21,115,11],"class_list":["post-11013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","category-seo","tag-digital-marketing","tag-keyword-stuffing","tag-seo","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11013"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11013\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}