{"id":7426,"date":"2023-12-03T02:28:00","date_gmt":"2023-12-03T02:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/?p=7426"},"modified":"2023-12-13T07:13:35","modified_gmt":"2023-12-13T07:13:35","slug":"8-cara-menulis-artikel-seo-mudah-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/8-cara-menulis-artikel-seo-mudah-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"8 Cara Menulis Artikel SEO Mudah untuk Pemula"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menulis konten artikel merupakan salah satu cara termudah bagi kamu yang ingin meningkatkan <em>traffic<\/em> ke dalam <em>website<\/em> milikmu. Tapi, kamu perlu untuk membuat artikel berkualitas dan memenuhi kaidah SEO agar konten tersebut bisa memberikan hasil sesuai yang kamu inginkan. Artikel tersebut juga harus mampu bersaing dengan jutaan postingan artikel baru di berbagai <em>website<\/em>.Terdengar sangat <em>overwhelming<\/em>, ya? Tapi, faktanya nggak sesulit yang kamu kira, kok. Kamu bisa cek tips mengenai <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>yang kami ulas berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h4>Table of Contents<\/h4><nav><ul><li><a href=\"#cara-menulis-artikel-seo-melakukan-riset-keyword\">Cara Menulis Artikel SEO: Melakukan Riset Keyword<\/a><\/li><li><a href=\"#cara-menulis-artikel-seo-kenali-karakter-calon-pembaca\">Cara Menulis Artikel SEO: Kenali Karakter Calon Pembaca<\/a><\/li><li><a href=\"#cara-menulis-artikel-seo-buat-judul-artikel-yang-menarik\">Cara Menulis Artikel SEO: Buat Judul Artikel yang Menarik<\/a><\/li><li><a href=\"#menambahkan-subheading-di-dalam-artikel\">Menambahkan Subheading di Dalam Artikel<\/a><\/li><li><a href=\"#menulis-menggunakan-paragraf-yang-lebih-singkat\">Menulis Menggunakan Paragraf yang Lebih Singkat<\/a><\/li><li><a href=\"#gunakan-format-tulisan-yang-mudah-dibaca\">Gunakan Format Tulisan yang Mudah Dibaca<\/a><\/li><li><a href=\"#menggunakan-kaidah-keyword-lsi\">Menggunakan Kaidah Keyword LSI<\/a><\/li><li><a href=\"#memanfaatkan-external-dan-internal-links\">Memanfaatkan External dan Internal Links<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-menulis-artikel-seo-melakukan-riset-keyword\">Cara Menulis Artikel SEO: Melakukan Riset Keyword<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"707\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-1024x707.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7427\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-1024x707.jpg 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-300x207.jpg 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-768x530.jpg 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-1536x1061.jpg 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Melakukan-Riset-Keyword-2048x1415.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama dalam <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>adalah melakukan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/riset-keyword\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9265\">riset <em>keyword<\/em><\/a>. Langkah ini sangat penting ya untuk memastikan bahwa <em>keyword<\/em> dan topik yang akan kamu bahas nanti memang benar-benar dicari dan dibutuhkan oleh pembaca. Metode ini umumnya digunakan oleh agensi-agensi digital, seperti <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/\">Optimaise<\/a> yang menjadikan <em>keyword<\/em> tersebut sebagai acuan sebelum membuat artikel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam melakukan riset <em>keyword<\/em>, kamu bisa menggunakan berbagai macam <em>tools<\/em> untuk membantumu. Beberapa <em>tool<\/em> yang sangat berguna dalam membantumu meriset <em>keyword<\/em> antara lain adalah Ubersuggest atau Ahrefs. Kamu bisa mengetikkan <em>keyword<\/em> utama, seperti \u201cwisata populer\u201d di kolom pencarian dan tunggu hingga mesin selesai memproses permintaanmu. Nantinya, <em>tool <\/em>tersebut akan menyajikan deretan <em>keyword<\/em> lengkap dengan grafis tren dan volume. Nah, semakin besar volume dari <em>keyword<\/em> tersebut, maka itulah <em>keyword<\/em> yang paling banyak dicari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-menulis-artikel-seo-kenali-karakter-calon-pembaca\">Cara Menulis Artikel SEO: Kenali Karakter Calon Pembaca<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Kenali-Karakter-Calon-Pembaca-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7428\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Kenali-Karakter-Calon-Pembaca-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Kenali-Karakter-Calon-Pembaca-300x200.jpg 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Kenali-Karakter-Calon-Pembaca-768x512.jpg 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Kenali-Karakter-Calon-Pembaca.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Cara menulis artikel seo <\/strong>yang paling penting adalah, kamu wajib mengenali karakter dari pembacamu. Bisa dibilang, ini merupakan hal pertama yang wajib kamu perhatikan sebelum mulai menulis. Untuk mengetahui mengenai karakter pembacamu, kamu bisa melakukan <em>brainstorming<\/em> mengenai topik yang akan kamu tulis terlebih dulu. Misalnya, kamu ingin menulis mengenai topik <em>traveling<\/em> atau <em>review<\/em> <em>gadget<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, selanjutnya, kamu bisa mencari tahu mengenai karakteristik usia target pembaca yang mencari informasi tentang topik yang akan kamu ulas. Misalnya, kamu mengetahui bahwa pembaca yang gemar mencari tahu mengenai topik yang bersangkutan memiliki jangkauan usia sekitar 20 \u2013 30 tahun. Setelah mengetahui usia target pembacamu, kamu bisa membuat konten-konten artikel dengan bahasa santai yang membahas mengenai topik teknologi atau kuliner tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-menulis-artikel-seo-buat-judul-artikel-yang-menarik\">Cara Menulis Artikel SEO: Buat Judul Artikel yang Menarik<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"654\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Buat-Judul-Artikel-yang-Menarik-1024x654.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7429\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Buat-Judul-Artikel-yang-Menarik-1024x654.jpg 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Buat-Judul-Artikel-yang-Menarik-300x191.jpg 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Buat-Judul-Artikel-yang-Menarik-768x490.jpg 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Buat-Judul-Artikel-yang-Menarik.jpg 1128w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Judul merupakan \u201cwajah\u201d dari artikelmu. Jadi, pastikan artikel buatanmu memiliki judul yang baik dan menarik! Pertama, buatlah judul yang nggak terlalu panjang atau terlalu pendek. Judul yang terlalu pendek memberikan informasi terlalu sedikit bagi pembaca dan tentunya nggak akan membangkitkan rasa penasaran mereka. Hal yang sama juga berlaku bagi penggunaan judul yang terlalu panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>dengan judul yang menarik perhatian? Kamu bisa menggunakan kata-kata bernuansa positif untuk menarik perhatian pembaca. Sebagai contoh, daripada menulis \u201cTips <em>Traveling<\/em> ke Yogyakarta\u201d, kamu bisa menggantinya dengan judul \u201cTips Hemat <em>Travelling <\/em>ke Yogyakarta buat <em>Backpackers<\/em>\u201d. Judul kedua terasa lebih menarik untuk di-klik, kan? Nah, kamu bisa menyesuaikannya sesuai dengan konten artikel dan <em>keyword<\/em> yang kamu pakai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"menambahkan-subheading-di-dalam-artikel\">Menambahkan Subheading di Dalam Artikel<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"705\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-1024x705.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7430\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-1024x705.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-300x207.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-768x529.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-1536x1058.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menambahkan-Subheading-di-Dalam-Artikel-2048x1411.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu kesalahan terbesar dalam menulis artikel adalah mengabaikan <em>subheading<\/em>. Padahal, walaupun kelihatannya sepele, keberadaan <em>subheading <\/em>ini bisa membantu konten artikelmu merangkak naik ke halaman pertama Google, lho! Ini juga menjadi <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>yang tak kalah penting!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Subheading<\/em> umumnya digunakan untuk membahas masing-masing poin dari sebuah bahasan di dalam artikel. Tanpa adanya pemisah ini, tentunya artikelmu hanya akan berupa barisan tulisan yang membuat pembaca bingung dan bahkan tidak tertarik untuk membaca lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makanya, selalu tambahkan <em>subheading<\/em> di setiap poin pembahasan untuk mempermudah pembacamu memahami poin-poin yang ada di dalam artikelmu. Semakin tulisanmu nyaman dibaca, maka akan semakin besar pula peluang <em>website<\/em> yang kamu kelola bertengger di halaman pertama Google. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"menulis-menggunakan-paragraf-yang-lebih-singkat\">Menulis Menggunakan Paragraf yang Lebih Singkat<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menulis-Menggunakan-Paragraf-yang-Lebih-Singkat-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7431\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menulis-Menggunakan-Paragraf-yang-Lebih-Singkat-1024x576.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menulis-Menggunakan-Paragraf-yang-Lebih-Singkat-300x169.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menulis-Menggunakan-Paragraf-yang-Lebih-Singkat-768x432.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menulis-Menggunakan-Paragraf-yang-Lebih-Singkat.webp 1272w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan paragraf panjang pada sebuah artikel mungkin terasa <em>convenient<\/em>, alias praktis bagi penulis. Tapi, hati-hati! Jangan karena mengejar kenyamanan pribadi, peringkat situsmu di Google jadi anjlok. Faktanya, paragraf panjang pada sebuah artikel memberikan kesan yang buruk, terutama bagi pembaca.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, pembaca jadi kesulitan menemukan inti pembahasan di dalam artikelmu. Artikel dengan paragraf yang panjang sudah pasti juga tidak ramah terhadap SEO. Makanya, lebih baik gunakan paragraf-paragraf pendek di dalam artikelmu. Idealnya, setiap paragraf tak lebih dari 150 kata. Selain lebih mudah dimengerti, artikel dengan paragraf pendek juga lebih disukai oleh algoritma <em>search engine<\/em>, lho!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"gunakan-format-tulisan-yang-mudah-dibaca\">Gunakan Format Tulisan yang Mudah Dibaca<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-1024x683.jpeg\" alt=\"Gunakan Format Tulisan yang Mudah Dibaca\" class=\"wp-image-7432\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-300x200.jpeg 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-768x512.jpeg 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gunakan-Format-Tulisan-yang-Mudah-Dibaca-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Cara menulis artikel SEO <\/strong>yang tak kalah penting adalah memperhatikan format penulisan. Sebelum kamu memposting konten artikel, jangan lupa untuk memilih jenis format tulisan yang sesuai. Pastikan untuk memilih jenis dan <em>font<\/em> tulisan yang membuat tulisanmu bisa dibaca dengan mudah. Umumnya, <em>font<\/em> yang disarankan untuk jenis artikel di internet adalah Verdana atau Arial. Sedangkan, untuk rentang ukuran <em>font<\/em> yang mudah dibaca adalah 14 \u2013 22.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"menggunakan-kaidah-keyword-lsi\">Menggunakan Kaidah <em>Keyword <\/em>LSI<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"629\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menggunakan-Kaidah-Keyword-LSI-1024x629.webp\" alt=\"Menggunakan Kaidah Keyword LSI\" class=\"wp-image-7433\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menggunakan-Kaidah-Keyword-LSI-1024x629.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menggunakan-Kaidah-Keyword-LSI-300x184.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menggunakan-Kaidah-Keyword-LSI-768x472.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Menggunakan-Kaidah-Keyword-LSI.webp 1400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin kontenmu lebih mantap dan disukai oleh Google? Cobalah untuk menggunakan <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>yaitu dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/apa-itu-lsi-keyword-dan-3-rekomendasi-tools-terbaik\/\" data-type=\"post\" data-id=\"7947\"><em>keyword<\/em> LSI<\/a>. LSI merupakan singkatan dari <em>Latent Semantic Index<\/em>. Istilah ini merujuk pada fitur dari Google yang dapat mendeteksi kata-kata yang memiliki hubungan dengan <em>keyword <\/em>utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, kamu menulis mengenai \u201ckuliner lezat\u201d. Maka, di dalam konten tersebut pasti akan terdapat kata-kata yang berhubungan dengan kuliner, misalnya: \u201clezat\u201d, \u201cenak\u201d, \u201cmakanan\u201d, \u201cminuman\u201d, dan lain sebagainya. Nah, konten dengan <em>keyword<\/em> LSI inilah yang paling disukai oleh Google. Jadi, pastikan kamu lebih banyak menggunakan kata-kata yang relevan dengan topik pembahasanmu, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"memanfaatkan-external-dan-internal-links\">Memanfaatkan External dan Internal Links<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"670\" data-id=\"7434\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-1024x670.jpeg\" alt=\"Memanfaatkan External dan Internal Links\" class=\"wp-image-7434\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-1024x670.jpeg 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-300x196.jpeg 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-768x502.jpeg 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-1536x1005.jpeg 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Memanfaatkan-External-dan-Internal-Links-2048x1339.jpeg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Memanfaatkan External dan Internal Links<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menulis artikel <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Optimisasi_mesin_pencari\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">SEO<\/a>, wajib hukumnya untuk menambahkan <em>link <\/em>eksternal dan internal. <em>Link<\/em> internal adalah <em>link <\/em>yang berasal dari <em>website<\/em> milikmu. Tujuan dari jenis <em>link<\/em> ini tak lain adalah untuk membantu Google memahami struktur artikelmu. Selain itu, <em>internal link<\/em> juga bisa menjadi solusi untuk menambah <em>traffic<\/em> ke artikel lainnya pada situsmu yang biasanya memiliki topik pembahasan sama dengan artikel inti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan <em>external link<\/em> atau <em>link<\/em> eksternal adalah tautan yang berasal dari luar <em>website<\/em>-mu. Umumnya, <em>link <\/em>ini digunakan sebagai referensi dari pembahasan artikel yang kamu tulis. Dalam memilih <em>external link<\/em>, kamu juga harus lebih selektif. Selalu pilih artikel referensi yang berasal dari situs yang teruji kredibilitasnya. Karena, penggunaan <em>link<\/em> dari <em>website<\/em> yang kredibel secara tidak langsung akan mengangkat reputasimu di Google.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah ulasan <strong>cara menulis artikel SEO <\/strong>yang bisa kamu praktekkan. Menulis artikel SEO-<em>friendly<\/em> memang memberikan tantangan tersendiri. Menguasai riset <em>keyword<\/em> maupun memantau tren <em>keyword<\/em> terkini sudah pasti akan mengonsumsi banyak waktumu. Dalam hal ini, banyak perusahaan maupun <em>startup<\/em> yang menggunakan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/jasa-seo\/\">jasa SEO malang<\/a> untuk membantu mereka menemukan strategi SEO yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, jika waktu dan tenaga menjadi halanganmu dalam menemukan strategi SEO yang tepat untuk artikelmu, jangan khawatir! Karena, kamu bisa menggunakan jasa SEO dari Optimaise. Agensi <em>digital marketing<\/em> ini juga menawarkan layanan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/jasa-penulisan-artikel\/\">jasa penulisan artikel<\/a> SEO-friendly yang digarap oleh penulis-penulis berpengalaman dalam bidangnya. Kamu bisa mendapatkan artikel SEO dengan pembahasan berbobot dan tentunya mampu membantu agar <em>website<\/em>mu sampai di halaman pertama Google. Tertarik mencoba?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menulis konten artikel merupakan salah satu cara termudah bagi kamu yang ingin meningkatkan traffic ke<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7435,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[24,25],"tags":[21,31,22,23,11],"class_list":["post-7426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","category-seo","tag-digital-marketing","tag-feaured","tag-konten","tag-pembuatan-artikel","tag-seo","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7426"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7426\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}