{"id":8921,"date":"2023-10-31T16:50:06","date_gmt":"2023-10-31T16:50:06","guid":{"rendered":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/?p=8921"},"modified":"2023-12-13T07:14:37","modified_gmt":"2023-12-13T07:14:37","slug":"5-cara-mengatasi-over-optimasi-ini-wajib-kamu-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/5-cara-mengatasi-over-optimasi-ini-wajib-kamu-tahu\/","title":{"rendered":"5 Cara Mengatasi Over Optimasi Ini Wajib Kamu Tahu"},"content":{"rendered":"\n<p>Buat pemilik <em>blog<\/em> atau <em>website<\/em> bisnis, tentunya penting banget untuk membuat agar situs yang kamu kelola mendapatkan arus <em>traffic<\/em> yang besar. SEO atau <em>Search Engine Optimization<\/em> memang jadi salah satu cara terbaik untuk meningkatkan ranking <em>website<\/em> dalam kurun waktu yang lama. Tapi, pelaku SEO pemula sering melakukan kesalahan berupa over optimasi yang justru bisa mengakibatkan ranking <em>website<\/em> merosot tajam. Nah, apa saja <strong>cara mengatasi over optimasi<\/strong>? Kita akan bedah semuanya di dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h4>Table of Contents<\/h4><nav><ol><li><a href=\"#cara-mengatasi-over-optimasi-yang-merugikan\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Merugikan<\/a><ol><li><a href=\"#hindari-keyword-stuffing\">Hindari Keyword Stuffing<\/a><\/li><li><a href=\"#jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text\">Jangan Terpaku Pada Exact-Match Anchor Text<\/a><\/li><\/ol><\/li><li><a href=\"#cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Menghabiskan Waktu<\/a><ol><li><a href=\"#berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals\">Berikan Fokus Secukupnya pada Core Web Vitals<\/a><\/li><li><a href=\"#hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect\">Hindari Menggunakan Terlalu Banyak Redirect<\/a><\/li><li><a href=\"#hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul\">Hindari Mengoptimasi Setial Meta Deskripsi dan Tag Judul<\/a><\/li><\/ol><\/li><\/ol><\/nav><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-mengatasi-over-optimasi-yang-merugikan\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Merugikan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"634\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-1024x634.webp\" alt=\"Cara Mengatasi Over Optimasi yang Merugikan\" class=\"wp-image-8924\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-1024x634.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-300x186.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-768x475.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-1536x950.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Over-Optimasi-yang-Merugikan-2048x1267.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Merugikan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu <strong>cara mengatasi over over optimasi <\/strong>adalah kamu perlu <em>aware<\/em> saat aktivitas optimasi tersebut jadi terasa berlebihan. Saat mengoptimasi sebuah <em>website<\/em>, memang sangat wajar jika kamu ingin mengoptimasi segala aspek dengan harapan Google akan semakin cepat mendeteksi situsmu. Tapi, terlalu banyak aktivitas optimasi justru bisa mengakibatkan Google menganggap situsmu memuat <em>spam<\/em>. Google biasanya menerapkan 2 jenis penalti untuk jenis situs itu, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Google <\/em>akan meletakkan situs tersebut di <em>ranking<\/em> yang rendah, atau<\/li>\n\n\n\n<li><em>Google <\/em>memilih untuk nggak meranking situs tersebut sama sekali.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Apalagi, sekarang Google semakin canggih dan mampu mendeteksi aktivitas over optimasi pada sebuah <em>website<\/em>. Untuk menghindari situsmu terkena penalti, berikut adalah beberapa <strong>cara mengatasi over optimasi <\/strong>yang berpotensi merugikanmu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"hindari-keyword-stuffing\">Hindari Keyword Stuffing<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"964\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hindari-Keyword-Stuffing-1024x964.webp\" alt=\"Hindari Keyword Stuffing\" class=\"wp-image-8925\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hindari-Keyword-Stuffing-1024x964.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hindari-Keyword-Stuffing-300x283.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hindari-Keyword-Stuffing-768x723.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hindari-Keyword-Stuffing.webp 1204w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Hindari Keyword Stuffing<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Penempatan <em>keyword<\/em> memang jadi salah satu langkah strategi dasar dari penerapan SEO. Menempatkan kata kunci di dalam badan artikel bisa membantu <em>bot crawler <\/em>Google untuk mengetahui jenis topik yang sedang kamu bahas di dalam artikel tersebut. Pengunjung <em>website<\/em> yang mengunjungi situsmu juga akan mengetahui bahwa kontenmu membahas topik yang sedang mereka cari.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, penempatan <em>keyword<\/em> tersebut harus kamu lakukan secara strategis. Hal yang seringkali terjadi adalah kata kunci utama dan <em>keyword<\/em> yang berkaitan dengannya ditempatkan secara berulang-ulang. Bahkan pada tahap dimana keseluruhan kalimat tersebut jadi nggak masuk akal. Nah, peletakan <em>keyword<\/em> yang terlalu sering itulah yang disebut dengan <em>keyword<\/em> <em>stuffing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Alih-alih membantu situsmu merangkak ke peringkat satu, <em>keyword stuffing<\/em> justru bisa mengakibatkan Google menilai kontenmu sebagai <em>spam<\/em> dan menurunkan peringkatnya. Saat ini, peringkat Google ditetapkan bukan dari seberapa sering kata kunci target disematkan di dalam artikel tersebut. Melainkan, seberapa unik dan informatif konten yang kamu sajikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, alih-alih terlalu fokus terhadap penempatan kata kunci, <strong>cara mengatasi over optimasi <\/strong>bisa dilakukan dengan berfokus terhadap esensi konten artikel tersebut. Fokuslah dalam memberikan pembahasan yang relevan dan informatif sambil menempatkan kata kunci secara tepat dan terarah. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan hasil konten yang nggak hanya SEO-<em>friendly<\/em> tetapi juga berkualitas di mata Google.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text\">Jangan Terpaku Pada Exact-Match Anchor Text<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text-1024x569.webp\" alt=\"Jangan Terpaku Pada Exact-Match Anchor Text\" class=\"wp-image-8926\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text-1024x569.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text-300x167.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text-768x427.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jangan-terpaku-pada-exact-match-anchor-text.webp 1501w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Jangan Terpaku Pada Exact-Match Anchor Text<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Praktisi SEO pastinya akrab dengan istilah <em>anchor text<\/em>. Istilah ini merujuk pada jenis teks yang menjadi tautan dari sebuah <em>link<\/em> menuju konten atau <em>website<\/em> lain. Jenis <em>anchor text<\/em> sendiri ada banyak. Tapi, yang paling banyak digunakan adalah jenis <em>exact-match<\/em>, dimana jenis tautan pada <em>anchor text<\/em> dan target <em>keyword<\/em> sama. Sebagai contoh, kamu bisa simak kalimat berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk membantu meningkatkan visibilitas <em>website<\/em>mu, hubungi <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/\">Optimaise<\/a>! Tim SEO <em>specialists<\/em> kami siap membantu kamu untuk mendapatkan hasil optimasi <em>website<\/em> yang maksimal. Hubungi CP kami untuk mendapatkan penawaran harga paket SEO terbaik untuk situs bisnismu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kata \u201cOptimaise\u201d yang ditandai dengan warna <em>font<\/em> berbeda itulah yang disebut dengan <em>exact-match anchor text<\/em>. Penggunaan <em>anchor text<\/em> jenis ini sebenarnya bisa membantu Google dalam mengenali pembahasan konten tersebut sekaligus menentukan rankingnya. Tapi, menggunakan <em>anchor text<\/em> jenis <em>exact-match<\/em> yang terlalu sering ternyata juga nggak baik. Soalnya, hal tersebut bisa menganggap kalau <em>link <\/em>yang kamu sematkan adalah <em>link<\/em> bayaran. Alhasil Google akan menganggap kontenmu sebagai <em>spam<\/em> dan menurunkan peringkatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, <strong>cara mengatasi over optimasi <\/strong>dalam hal ini adalah memvariasikan <em>anchor text<\/em> yang ada. Yup, jenis <em>anchor text<\/em> sebenarnya beragam dan bisa kamu pakai untuk menghindari potensi terjadinya over optimasi, lho. Selain <em>exact-match<\/em>, berikut adalah beberapa jenis <em>anchor text<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Branded<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Naked URLs<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Partial-match<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Generic<\/em>, dan<\/li>\n\n\n\n<li><em>Images<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><strong> <\/strong><a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/apa-itu-anchor-text-dan-3-cara-efektif-membuatnya\/\">Apa Itu Anchor Text dan 3 Cara Efektif Membuatnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Menghabiskan Waktu<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu-1024x683.webp\" alt=\"Cara Mengatasi Over Optimasi yang Menghabiskan Waktu\" class=\"wp-image-8928\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu-1024x683.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu-300x200.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu-768x512.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cara-mengatasi-over-optimasi-yang-menghabiskan-waktu.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cara Mengatasi Over Optimasi yang Menghabiskan Waktu<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Mungkin kamu sudah menghabiskan banyak waktu dan <em>effort<\/em> untuk membangun strategi optimasi <em>website<\/em>. Tapi, seiring waktu, usaha yang kamu terapkan selama berkelanjutan justru menunjukkan hasil yang semakin kecil. Ini menandakan bahwa kamu bisa jadi terlalu fokus terhadap hal-hal kecil yang ternyata memberikan efek minimal. Ini solusi yang perlu kamu lakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals\">Berikan Fokus Secukupnya pada Core Web Vitals<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"588\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals-1024x588.webp\" alt=\"Berikan Fokus Secukupnya pada Core Web Vitals\" class=\"wp-image-8927\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals-1024x588.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals-300x172.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals-768x441.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/berikan-fokus-secukupnya-pada-core-web-vitals.webp 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Berikan Fokus Secukupnya pada Core Web Vitals<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu kesalahan yang lumayan sering dilakukan praktisi SEO pemula adalah mereka terlalu terobsesi dengan hasil Core Web Vitals. Sebenarnya, <em>tool <\/em>ini memang bermanfaat banget untuk membantumu memantau performa <em>website<\/em> dan <em>user experience<\/em> dari pengunjung yang mampir dan menikmati kontenmu. Dengan menggunakan <em>tool<\/em> Core Web Vitals, kamu bisa meraih waktu <em>loading<\/em> <em>website<\/em> yang lebih cepat dan membantu meningkatkan rankingmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Core Web Vitals memang membantu kamu untuk <em>improve<\/em> performa <em>website<\/em>mu. Tapi, sebaiknya kamu nggak terlalu terobsesi dengannya. Soalnya, kamu akan membutuhkan <em>effort<\/em> yang lebih besar untuk mempertahankan perbaikan situs, dengan hasil timbal balik yang nggak sepadan. <strong>cara mengatasi over optimasi <\/strong>dari kami adalah, gunakan Core Web Vitals secukupnya dan setelah itu investasikan waktumu untuk memperbaiki aspek-aspek lainnya yang nggak kalah penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect\">Hindari Menggunakan Terlalu Banyak <em>Redirect<\/em><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"512\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect-1024x512.webp\" alt=\"Hindari Menggunakan Terlalu Banyak Redirect\" class=\"wp-image-8929\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect-1024x512.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect-300x150.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect-768x384.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-menggunakan-terlalu-banyak-redirect.webp 1460w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Hindari Menggunakan Terlalu Banyak Redirect<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Cara mengatasi over optimasi <\/strong>lainnya adalah membatasi jumlah <em>redirect<\/em> di dalam sebuah <em>website<\/em>. <em>Redirect<\/em> adalah metode pengalihan yang secara halus mengajak pengunjung situs yang sudah nggak aktif untuk diarahkan ke <em>website<\/em> yang baru. Metode ini bisa dipakai jika kamu ingin mengalihkan <em>traffic<\/em> dari situs lama yang sudah lama nggak <em>update<\/em> ke situs yang terbaru.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kasus yang sering terjadi adalah <em>chain redirect<\/em>, yaitu jalinan antara <em>link redirect<\/em> yang terlalu panjang. Nah, biasanya banyak pemilik blog yang terlalu fokus untuk membuat rantai <em>redirect<\/em> yang lebih pendek. Namun, sebenarnya hal tersebut nggak perlu kamu lakukan. Soalnya, Google sendiri punya kapasitas mencapai 10 <em>redirect<\/em> sebelum akhirnya menunjukkan pesan <em>error<\/em>. Kamu juga bisa memperkirakan jumlah <em>redirect<\/em> yang kemungkinan bermasalah dengan menggunakan <em>tool<\/em> Site Audit dari Ahrefs. Caranya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\">\n<li>Setelah selesai melakukan <em>website crawling<\/em>, buka menu \u201cAll Issues\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Kamu akan mendapatkan daftar <em>redirect<\/em> yang kemungkinan bermasalah. Kalau terdapat <em>redirect chain<\/em> yang terlalu panjang, kamu akan melihat notifikasi peringatan \u201c<em>redirect chain too long<\/em>\u201d.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul\">Hindari Mengoptimasi Setial Meta Deskripsi dan <em>Tag <\/em>Judul<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul-1024x576.webp\" alt=\"Hindari Mengoptimasi Setial Meta Deskripsi dan Tag Judul\" class=\"wp-image-8930\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul-1024x576.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul-300x169.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul-768x432.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hindari-mengoptimasi-setial-meta-deskripsi-dan-tag-judul.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Hindari Mengoptimasi Setial Meta Deskripsi dan Tag Judul<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Keberadaan meta deskripsi dan <em>tag<\/em> judul memang penting banget dalam hal optimasi SEO. Keduanya membantu penjelajah Google untuk mengklik situsmu demi mendapatkan informasi yang mereka cari. Beberapa pengelola <em>website<\/em> seringkali terlalu fokus menulis atau menulis ulang kedua deskripsi pada semua konten artikel yang kamu terbitkan. Padahal, dampak yang diberikan sebenarnya nggak terlalu besar. Sehingga, terlalu fokus pada meta deskripsi maupun <em>tag<\/em> judul bisa mengakibatkan kerja kerasmu menjadi sia-sia.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu ingin mengoptimasi kedua aspek ini, sebaiknya buat urutan prioritas terlebih dulu. Untuk mempermudah, gunakan saja Site Audit yang disediakan oleh Ahrefs. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\">\n<li>Buka <a href=\"https:\/\/ahrefs.com\/site-audit\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">situs resmi<\/a> dari <em>tool<\/em> Site Audit<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah itu, klik menu \u201cPage Explorer\u201d dan aktifkan <em>filter<\/em> yang menunjukkan halaman yang bisa diindeks Google dan yang mendapatkan <em>traffic<\/em> organik<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah itu, urutkan hasil <em>traffic <\/em>organik yang muncul dari jumlah tertinggi ke yang terendah. Dari situ, kamu bisa menentukan apakah <em>update<\/em> meta deskripsi maupun <em>tag<\/em> judul benar-benar dibutuhkan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Ingin tahu <strong>cara mengatasi over optimasi <\/strong>yang paling efektif? Gunakan saja <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/jasa-seo\/\">jasa SEO<\/a> dari Optimaise. Pakar SEO dari agensi <em>digital marketing<\/em> ini sangat berpengalaman dalam bidang optimasi <em>website<\/em> melalui <em>search engine<\/em>. Seluruh strategi SEO yang diterapkan sudah diperhitungkan sedemikian rupa untuk meminimalisir terjadinya over optimasi. Paket SEO yang tersedia juga ditawarkan dengan harga bersaing dan bisa kamu pilih sesuai <em>budget<\/em>. Yuk, optimasi <em>website<\/em>mu bersama Optimaise!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buat pemilik blog atau website bisnis, tentunya penting banget untuk membuat agar situs yang kamu<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8922,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[24,25],"tags":[21,41,11],"class_list":["post-8921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","category-seo","tag-digital-marketing","tag-over-optimasi","tag-seo","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8921"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8921\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}