{"id":9169,"date":"2023-11-10T17:03:00","date_gmt":"2023-11-10T17:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/?p=9169"},"modified":"2023-12-13T07:14:07","modified_gmt":"2023-12-13T07:14:07","slug":"apa-itu-keyword-cannibalization-dan-5-cara-menemukannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/apa-itu-keyword-cannibalization-dan-5-cara-menemukannya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Keyword Cannibalization dan 5 Cara Menemukannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata \u2018kanibal\u2019 sepertinya hanya muncul dalam film-film bergenre <em>thriller<\/em>. Tapi, faktanya istilah tersebut juga ada di dalam dunia optimasi <em>website<\/em>. Dalam dunia SEO, banyak orang yang berpendapat bahwa punya banyak konten yang menggunakan topik yang sama bisa membingungkan mesin pencari dan membuatnya meranking halaman yang salah. Salah satu contohnya adalah kasus <strong>keyword cannibalization<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktanya, mungkin memang benar bahwa penggunaan kata kunci yang sama untuk beberapa konten dengan topik yang sama bisa mengakibatkan hasil ranking yang nggak diinginkan. Tapi, bukan berarti itu akan menjadi akhir dunia. Pasalnya, kamu bisa membuat hal ini jadi kesematan untuk menggabungkan kontek-konten tersebut demi meningkatkan performa organik dan memperbaiki rankingmu di Google. Tapi, sebelumnya kamu wajib tahu apa itu <strong>keyword cannibalization <\/strong>serta cara efektif untuk mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h4>Table of Contents<\/h4><nav><ol><li><a href=\"#apa-itu-keyword-cannibalization\">Apa Itu Keyword Cannibalization?<\/a><\/li><li><a href=\"#apakah-keyword-cannibalization-buruk-untuk-performa-seo\">Apakah Keyword Cannibalization Buruk untuk Performa SEO?<\/a><\/li><li><a href=\"#bagaimana-cara-menemukan-keyword-cannibalization\">Bagaimana Cara Menemukan Keyword Cannibalization?<\/a><ol><li><a href=\"#lakukan-audit-konten\">Lakukan Audit Konten<\/a><\/li><li><a href=\"#memperhatikan-peringkat-bersejarah\">Memperhatikan Peringkat Bersejarah<\/a><\/li><li><a href=\"#jalankan-site-search\">Jalankan Site: Search<\/a><\/li><li><a href=\"#jalankan-pencarian-google-dan-hapus-pengelompokan-host\">Jalankan Pencarian Google dan Hapus Pengelompokan Host<\/a><\/li><\/ol><\/li><\/ol><\/nav><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-itu-keyword-cannibalization\">Apa Itu Keyword Cannibalization?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"570\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apa-Itu-Keyword-Cannibalization-1024x570.webp\" alt=\"Apa Itu Keyword Cannibalization\" class=\"wp-image-9172\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apa-Itu-Keyword-Cannibalization-1024x570.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apa-Itu-Keyword-Cannibalization-300x167.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apa-Itu-Keyword-Cannibalization-768x427.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apa-Itu-Keyword-Cannibalization.webp 1501w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa Itu Keyword Cannibalization<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Keyword cannibalization <\/strong>atau kanibalisasi kata kunci adalah ketika beberapa halaman di dalam sebuah website menargetkan kata kunci yang sama atau serupa dan saling berkompetisi hingga merusak performa organik dari situs tersebut. Sebagai contoh, sebuah <em>website<\/em> punya 2 halaman konten yang sama-sama membahas tentang SEO teknis. Jika pemilik <em>website<\/em> bisa mendapatkan lebih banyak lalu lintas organik secara keseluruhan dengan menggabungkan kedua halaman tersebut menjadi satu, itu adalah masalah kanibalisasi. Keberadaan kedua halaman itu menggerogoti kinerja organik situs tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apakah-keyword-cannibalization-buruk-untuk-performa-seo\">Apakah Keyword Cannibalization Buruk untuk Performa SEO?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO-1024x682.webp\" alt=\"Apakah Keyword Cannibalization Buruk untuk Performa SEO?\" class=\"wp-image-9173\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO-1024x682.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO-300x200.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO-768x511.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO-1536x1022.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Apakah-Keyword-Cannibalization-Buruk-untuk-Performa-SEO.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apakah Keyword Cannibalization Buruk untuk Performa SEO?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya, ya! <strong>Keyword cannibalization <\/strong>memang merupakan hal buruk yang terjadi pada sebuah situs. Tapi, perlu diingat bahwa masalah ini hanya muncul jika terdapat beberapa halaman <em>website<\/em> yang saling bersaing dengan target <em>keyword<\/em> yang sama dengan akibat merusak performa situs itu sendiri. Kasus ini tergolong jarang, apalagi kasus yang paling umum adalah dalam sebuah halaman bisa mendapatkan ranking untuk beberapa <em>keyword<\/em> sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, ada 2 halaman <em>web<\/em> yang menargetkan kata kunci yang sama. Salah satunya mendapatkan ranking teratas, sedangkan halaman lainnya, yang ingin kita ranking, nggak bisa ditemukan dimanapun. Kamu mungkin beranggapan kalau ini adalah contoh dari <strong>keyword cannibalization<\/strong>. Karena, satu halaman terlihat \u201cmemangsa\u201d <em>traffic<\/em> dari halaman lainnya yang kemudian diarahkan ke dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/keyword-mapping-manfaat-dan-2-cara-mengoptimasinya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9201\">Keyword Mapping, Manfaat dan 2 Cara Mengoptimasinya<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan, kalaupun itu benar untuk kata kunci tersebut, bisa jadi halaman tersebut juga diranking berdasarkan kata kunci lainnya. Jadi, rasanya kamu tidak perlu terlalu memikirkan tentang satu kata kunci itu saja. Karena, pada dasarnya nggak ada kasus <strong>keyword cannibalization <\/strong>di kasus ini. Karena, keberadaan dua halaman situs tersebut hampir nggak mungkin mengakibatkan gangguan pada rata-rata performa organik. Jika kamu memutuskan untuk menggabungkan keduanya, atau menghapus salah satunya, kemungkinan kamu bakal kehilangan ranking dari kata kunci lainnya dan mengakibatkan penurunan trafik <em>website<\/em> dalam skala tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"bagaimana-cara-menemukan-keyword-cannibalization\">Bagaimana Cara Menemukan Keyword Cannibalization?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-1024x538.webp\" alt=\"Bagaimana Cara Menemukan Keyword Cannibalization?\" class=\"wp-image-9174\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-1024x538.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-300x158.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-768x403.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-1536x806.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Bagaimana-Cara-Menemukan-Keyword-Cannibalization-2048x1075.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bagaimana Cara Menemukan Keyword Cannibalization?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari ulasan di atas, kamu tahu bahwa nggak semua kasus dimana 2 atau lebih halaman <em>website<\/em> yang menarget <em>keyword<\/em> yang sama bisa disebut sebagai <strong>keyword cannibalization<\/strong>. Lalu, bagaimana cara mendeteksi halaman yang mengalami kanibalisasi? Simak ulasannya berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"lakukan-audit-konten\">Lakukan Audit Konten<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten-1024x576.webp\" alt=\"Lakukan Audit Konten\" class=\"wp-image-9176\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten-1024x576.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten-300x169.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten-768x432.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten-1536x864.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Lakukan-Audit-Konten.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Lakukan Audit Konten<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika situs yang kamu kelola nggak terlalu besar, maka kamu bisa melakukan audit konten demi menemukan ada nggaknya kanibalisasi kata kunci. Di <em>website<\/em> manapun, proses audit konten punya langkah-langkah yang kurang lebih sama. Kamu perlu mengetahui adakah masalah yang mengakibatkan trafik kontenmu terhambat. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan perbaikan yang dibutuhkan. Untuk memudahkan proses auditmu, kami sarankan menggunakan <em>tool <\/em><a href=\"https:\/\/ahrefs.com\/site-explorer\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><em>Site Explorer<\/em><\/a> dari Ahrefs.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses audit konten untuk menemukan <strong>keyword cannibalization<\/strong> kurang lebih sama dengan proses audit <em>website<\/em> pada umumnya. Kamu memerlukan data-data berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Daftar halaman\/URL situs web yang akan diaudit<\/li>\n\n\n\n<li>Daftar periksa audit konten yang kuat*<\/li>\n\n\n\n<li>Alat audit konten yang tepat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"memperhatikan-peringkat-bersejarah\">Memperhatikan Peringkat Bersejarah<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah-1024x538.webp\" alt=\"Memperhatikan Peringkat Bersejarah\" class=\"wp-image-9170\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah-1024x538.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah-300x158.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah-768x403.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah-1536x806.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memperhatikan-Peringkat-Bersejarah.webp 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Memperhatikan Peringkat Bersejarah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara kedua adalah dengan mengecek peringkat bersejarah dari halaman tersebut. Metode ini paling ampuh apabila kamu ingin mengecek <strong>keyword cannibalization<\/strong> untuk kata kunci target tertentu. Dengan menggunakan <em>tool<\/em> Site Explorer dari Ahrefs, ikuti langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Masukkan domainmu<\/li>\n\n\n\n<li>Buka laporan Kata Kunci Organik<\/li>\n\n\n\n<li>Filter kata kunci yang ingin kamu teliti<\/li>\n\n\n\n<li>Klik dropdown riwayat peringkat<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh, jika kita melihat riwayat peringkat Moz untuk &#8220;keyword cannibalization,&#8221; kita melihat tiga halaman yang peringkat dalam enam bulan terakhir\u2014tidak ada yang peringkat lebih tinggi dari posisi #8:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"641\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal-1024x641.png\" alt=\"History keyword ranking kanibal\" class=\"wp-image-9180\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal-1024x641.png 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal-300x188.png 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal-768x480.png 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal-1536x961.png 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/history-ranking-keyword-kanibal.png 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita perhatikan dua URL tersebut secara lebih dekat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>URL Pertama: \/blog\/identify-and-tackle-keyword-cannibalisation-in-2019<\/li>\n\n\n\n<li>URL Kedua: \/blog\/how-to-solve-keyword-cannibalization<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah informasi yang bisa kamu dapatkan tentang halaman tersebut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keduanya adalah postingan blog.<\/li>\n\n\n\n<li>Keduanya tentang hal yang sama (yaitu, menangani\/memecahkan cannibalization kata kunci).<\/li>\n\n\n\n<li>Halaman yang pertama memiliki tanggal penerbitan yang lama atau usang (ditandai dengan &#8220;2019&#8221; dalam URL).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisa dipastikan ini adalah <strong>keyword cannibalization<\/strong>. Halaman-halaman tersebut memenuhi tujuan yang sama dan bersaing satu sama lain. Kinerja organik Moz kemungkinan besar akan meningkat dengan menggabungkan kedua topik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/3-unsur-core-web-vitals\/\">3 Unsur Core Web Vitals, Cara Mengukur dan Trik Optimasinya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"jalankan-site-search\">Jalankan Site: Search<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search-1024x538.webp\" alt=\"Jalankan Site: Search\" class=\"wp-image-9171\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search-1024x538.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search-300x158.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search-768x403.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search-1536x806.webp 1536w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Site-Search.webp 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Jalankan Site: Search<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergi ke Google dan cari site:namawebsitemu.com &#8220;topik&#8221;. Kamu akan melihat semua halaman di situsmu yang terkait dengan topik tersebut. Tapi, hati-hati dengan taktik ini, karena Google mengembalikan setiap hasil yang sejajar secara samar. Sebagai contoh, kamu menemukan 869 hasil dari pencarian berdasarkan kata kunci yang digunakan pada situs Moz, dengan mengetikkan <em><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-red-color\">site:moz.com &#8220;keyword cannibalization\u201d<\/mark><\/em>. Moz mungkin memiliki masalah cannibalization kata kunci di sini, tetapi tidak semua halaman ini bermasalah. Sebagian besar menargetkan kata kunci yang benar-benar berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"jalankan-pencarian-google-dan-hapus-pengelompokan-host\">Jalankan Pencarian Google dan Hapus Pengelompokan Host<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Pencarian-Google-dan-Hapus-Pengelompokan-Host-1024x576.webp\" alt=\"Jalankan Pencarian Google dan Hapus Pengelompokan Host\" class=\"wp-image-9175\" srcset=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Pencarian-Google-dan-Hapus-Pengelompokan-Host-1024x576.webp 1024w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Pencarian-Google-dan-Hapus-Pengelompokan-Host-300x169.webp 300w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Pencarian-Google-dan-Hapus-Pengelompokan-Host-768x432.webp 768w, https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Jalankan-Pencarian-Google-dan-Hapus-Pengelompokan-Host.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Jalankan Pencarian Google dan Hapus Pengelompokan Host<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melakukan pencarian site: dapat membantumu menemukan potensi masalah <strong>keyword cannibalization<\/strong>. Satu-satunya masalah adalah hasilnya kurang memberikan gambaran yang jelas, sehingga sulit untuk tahu bagaimana mengatasi masalah ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kamu melihat contoh sebelumnya, kamu akan melihat bahwa mungkin masuk akal bagi Moz untuk menggabungkan dua halaman mereka. Tetapi bagaimana seharusnya mereka menggabungkannya? Halaman mana yang harus diarahkan, dan mana yang harus mereka pertahankan? Apakah ini bahkan kemungkinan akan memperbaiki situasi?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini sering dapat ditemukan dengan menjalankan pencarian Google biasa dan menghapus pengelompokan host\u2014yaitu ketika Google tidak menyertakan halaman serupa dari host yang sama dalam hasil pencarian. Untuk melakukannya, simak langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ketikkan kata kunci yang menjadi targetmu ke dalam kolom pencarian Google<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk menemukan situsmu dalam halaman hasil pencarian tersebut, klik Ctrl+F, dan ketikkan nama situsmu. Misalnya: \u201cOptimaise\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk menghapus pengelompokan <em>host<\/em>, tambahkan \u201c&amp;filter=0 pada URL hasil pencarian Google<\/li>\n\n\n\n<li>Selesai! Sekarang kamu bisa menemukan rangking halaman-halaman <em>website<\/em>mu dengan target <em>keyword<\/em> yang sama. Pilih ranking teratas sebagai halaman inti dan gabung halaman-halaman lain di peringkat yang lebih rendah di dalamnya. Jangan lupa untuk melakukan <em>redirect<\/em> jika diperlukan, ya!<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui seluk-beluk tentang <strong>keyword cannibalization <\/strong>di atas, tentunya kamu bisa menggunakannya untuk mendeteksi serta mengatasi masalah kanibalisasi di dalam konten <em>website<\/em>mu. Apabila kamu memerlukan bantuan dalam hal optimasi <em>website<\/em> dalam skala lebih lanjut, jangan ragu-ragu untuk menggunakan <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/jasa-seo\/\">jasa SEO<\/a> dari Optimaise.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim SEO <a href=\"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/\">Optimaise<\/a> telah berpengalaman selama 10 tahun dalam mengoptimasi berbagai <em>website<\/em>. Selain melakukan riset <em>keyword <\/em>dan optimasi situs secara menyelurh, tim kami juga akan melakukan pemantauan secara rutin untuk mengantisipasi <strong>keyword cannibalization <\/strong>dan masalah optimasi lainnya. Hubungi CP +62 83834 255 761 untuk mulai kerjasamamu bersama kami!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kata \u2018kanibal\u2019 sepertinya hanya muncul dalam film-film bergenre thriller. Tapi, faktanya istilah tersebut juga ada<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9177,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[24,25],"tags":[21,11],"class_list":["post-9169","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","category-seo","tag-digital-marketing","tag-seo","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zaferinadigital.com\/optimaise\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}